July 2011
36 posts
Setelah kemarin baca tulisan dari blog seseorang (http://lastminutegirl.blogspot.com/2011/03/inspiring-story-tuk-calon-suamiku.html) saya jadi pengen posting tulisan saya tulis kemarin di notepad handphone saya.
Hari ini, saya sepertinya paham apa arti jatuh cinta itu. Ya, terdengar sedikit menggelikan, tapi itu lah yang saya rasakan. Setelah hampir lima tahun bersamanya, saya akhirnya memberanikan diri untuk mengatakan ini.
Cinta? iya, cinta. Saya baru menyadari, penyakit ilfil saya sembuh setelah saya bersamanya. Saya bisa menerima dia apa adanya, dengan keadaan dia seperti apa pun itu. bisa bersama nya disaat dia baru terbangun dari tidurnya saat saya datang ke rumahnya. saya bisa menerimanya saat dia masih berkumis, rambut yang sedikit gondrong dan muka agak kucel saat saya menjemputnya setiap dia pulang dari Kalimantan.padahal dulu, melihat mantan pacar saya pake sendal aja, saya langsung ilfil :p
Rasa cinta ini begitu besar. tentunya selain rasa cinta saya pada Tuhan, pada keluarga saya dan pada diri saya sendiri. saya mencintainya dengan tulus dan apa adanya. bagi saya, dia adalah sosok adam yang berbeda. Dia yang mau berkorban segalanya demi saya, Tuhan seringnya mengirimkan bantuan melalui dia saat saya sedang merasa kesulitan. dia yang sering menyelamatkan hidup saya disaat saya sedang benar-benar tak tahu lagi harus berbuat apa. saya tersenyum dan sebenarnya ingin menitikkan air mata saat saya menuliskan ini.
Saya jatuh cinta padanya.
Terima kasih Tuhan, telah Kau kirimkan seorang adam yang dapat saya andalkan dan saya banggakan. seorang adam yang dalam hitungan bulan akan menjadi imam saya dalam membina sebuah kehidupan baru. bagi saya, dia benar-benar sosok yang penuh perhatian dan pengertian. melebihi adam-adam lainnya yang pernah datang di kehidupan saya. Semoga niat baik saya dan dia untuk melangkah ke jenjang pernikahan, membina sebuah keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah, menjadi pasangan suami istri mendapat ridho dari Mu dan segala sesuatunya selalu dilancarkan. Amiiin Amiin Yaa Robbal Alamiin.
ucapan selamat dari Dika Indra, junior di kampus. thank you Ndra :)
Harry Potter and The Deathly Hallows Part 2 dan Transformers: Dark of The Moon kemarin sudah masuk LSF untuk menjalani proses sensor film. Artinya, dalam waktu sekitar satu minggu lagi, kita sudah bisa menikmatinya di layar bioskop. Kalian senang?
Saya tidak. Saya, secara sadar, memutuskan untuk tidak akan menyaksikan kedua film itu di bioskop sebagai dukungan terhadap tegaknya kedaulatan negara ini.
Silakan baca tautan berikut untuk kalian yang belum tahu mahalnya harga yang harus dibayar oleh pemerintah kita hingga kedua film di atas bisa ditayangkan di Indonesia: http://cekricek.co.id/masih-tentang-skandal-film-impor/ dan http://cekricek.co.id/masih-tentang-skandal-film-impor-bagian-2/. Selain dikenal sebagai bosnya infotainment, Ilham Bintang adalah seorang pengamat dunia perfilman. Sebagai tambahan, berikut ada tulisan dari kritikus film senior, Mas JB Kristianto, yang dimuat di Kompas beberapa waktu yang lalu, masih seputar busuknya 21 Cineplex dan Omega Film, perusahaan importir buatannya: http://nasional.kompas.com/read/2011/06/28/02330966/Kekhawatiran-Itu-Akhirnya-Terjadi.
Bisa jadi, kepuasan kita saat menonton film-film tersebut adalah tangisan pedih darah dan air mata dari Ibu Pertiwi.
Catatan: Sebelumnya saya pernah menuliskan bahwa kita ini ibarat pecandu narkoba. Importir film adalah bandarnya, pemerintah adalah polisinya. Bandar salah siapa yang peduli? Yang penting barang tersedia!